Pages

Ads 468x60px

Kamis, 07 November 2013

CERITA SEKS-DIPERKOSA TEMAN SMA

Kejadian ini terjadi pada saat aku kelass 3 SMA dan baru jadian sekitar 3 bulanan dengan Vina. Saat itu kota "S" sedang musim hujan dan saat pulang sekolah hari sudah sangat mendung. Aku yang saat itu belum kos dan masih numpang di rumah sepupuku berniat mengajak Vina nonton film di rumah yang kebetulan sedang sepi karena sepupuku sedang keluar kota beberapa hari.
Jaman itu masih VCD dan belum ada DVD, kami sengaja meminjam film2drama remaja yang sedang ramai di bioskop (maklum di kota "S" tidak ada bioskop jadi cuma bisa nonton di VCD). Setelah meminjam beberapa VCD dan membeli beberapa makanan ringan, aku segera membonceng Vina di motor tuaku menuju rumah sepupuku. Beruntung kami tiba sebelum hujan deras datang yang tiba2 turun setelah kami masuk kedalam rumah.
Segera saja aku putar film pertama tanpa berganti pakaian, saat itu kami masih mengenakan seragam abu2 SMA. Aku duduk di sofa sementara Vina duduk disampingku sambil mengunyah makanan ringan yang kami beli. Saat film sudah diputar Vina nampaknya serius mengikuti film drama remaja tersebut sementara aku sebentar2melirik Vina sambil memandang wajah manisnya dan agak sedikit nakal aku lirik celah2 seragam SMA-nya di bagian teteknya yang mungil. Sambil berpikiran nakal aku turun dari sofa dan duduk di lantai karpet bersandar ke kaki sofa, aku ajak Vina duduk didepanku dan aku peluk dari belakang. Sambil mengunyah makanan Vina bersandar manja didadaku dan menikmati cerita film yang diputar, aku sendiri tidak konsen menonton film karena saat itu aku sibuk melirik belahan dada Vina dibalik seragam SMA-nya dan aku pun mulai beraksi.
Tanganku memeluk Vina sambil menghusap perutnya yang rata dan sesekali aku ciumi rambut panjangnya yang wangi, Vina nampaknya lebih berkonsentrasi menonton film daripada memperhatikan aksiku. Tak puas hanya menghusap perutnya dibalik seragam SMA-nya itu, tanganku mulai menghusap teteknya dari luar perlahan....tanganku sedikit gemetar karena itu pertama kali aku menyentuh tetek mungil Vina walau dari luar. Ehm....nampaknya Vina tidak sadar atau sengaja berkonsentrasi dengan film yang sedang diputar....kesempatan itu aku tidak sia2kan.
Kedua tanganku kini menghusap2 kedua tetek mungil Vina yang masih berbalut seragam SMA-nya.....teteknya sangat hangat dan kenyal setelah aku remas perlahan beberapa kali. Vina mendesah perlahan saat kedua teteknya aku remas pelan2 dan aku ciumi rambutnya dari belakang.....dia tidak berkomentar sedikitpun dan masih asik atau puar2 asik melihat film tersebut. Sementara tangan kiriku menggegam teteknya yang hangat, kenyal, dan tidak seberapa besar tersebut, tangan kananku mulai menghusap paha kanannya sambil menyibakkan rok abu2nya.....Vina menanggapi hal itu dengan meremas pahaku dan tangannya aku arahkan untuk meremas-remas kontolku yang sudah tegang daritadi.
Tangan kananku bergerilya dibalik rok SMA-nya, pahanya mulus dan hangat sekali.....tanganku mulai naik menuju memeknya dan menghusap memeknya dibalik CD putih katunnya....tiba2 Vina berbalik kearahku dan mencium bibirku....bibir merahnya mengulum bibirku dan aku pun membalasnya dengan penuh nafsu...sesekali aku hisap lidahnya dan membuat dia sedikit sulit bernafas....dia menarik bibirnya dari bibirku dan berkata "kamu lagi pengen ya?aku gamau ml dulu sayang...maaf ya" Aku mengangguk perlahan sambil berkata "sial!" dalam hati....."Iya sayang aku lg pengen tapi kalo kamu belum siap gakpapa kok...tapi kamu puasin aku ya".
Aku kembali duduk di sofa dan minta Vina duduk diatasku sambil menghadapku.....Vina memegang kepalaku dengan lembut dan kembali kita saling berciuman bibir dengan nafsu memburu...sementara kedua tanganku menghusap paha mulusnya yang sedikit terbuka karena posisi duduknya yang mengangkang diatas pahaku. Lama bibir dan lidah kita saling mengulum...dan aku mulai membuka kancing seragam SMA-nya satu persatu sambil sesekali menciumi bagian atas teteknya yang mulus namun mungil itu. Setelah kancing seragam SMA-nya terbuka semua...aku sibakkan BH-nya keatas untuk melihat gundukan Indah dibalinya...aku sempat menelan ludah sebentar menahan gemas bentuk teteknya yang bulat mungil namun menggemaskan itu...putingnya mungil sekali dan berwarna coklat kemerahan...segera aku netek di putting susunya dan melumatnya mulai dari lembut sampai sedikit kasar.
Aku netek bergantian hingga kedua putingnya yang mengeras sedikit bengkak karena sedotan dan lumatanku. Puas dengan kedua putingnya, aku gigit daerah sekitar putingnya di teteknya dan aku sedot dalam2hingga memar dan aku buat beberapa tanda merah2 di teteknya yang menggemaskan itu...Vina menggigit bibirnya saat puting dan teteknya aku lumat habis2an....sesekali dia menjambak rambutku dengan lembut sambil berkata "pelan2 sayang...". Kontolku yang mengeras sejak tadi tampaknya butuh sentuhan juga nih...aku minta Vina berlutut dihadapanku dan segera aku keluarkan kontolku dihadapannya....tangan mulus mungilnya aku minta genggam tititku dan mengocoknya dengan lembut..."titit kamu gede banget sayang.....aku boleh kulum gak?"...tiba2 Vina bertanya seperti itu dengan nakalnya...tanpa basa-basi segera aku iyakan dan kini dia sibuk mengulum kontolku yang agak super sehingga mulutnya yang mungil nampaknya tak mampu menampung seluruh kontolku. Sesekali aku usap rambutnya sambil aku merem melek keenakkan....kulumanVina memang tidak seenak mantanku terdahulu namun cara dia menggenggam dan mengocok kontolku sangat luar biasa...enaknya.
Tanpa terasa kontolku mulai bergemuruh dan tampaknya Vina mengetahui hal itu "kamu mau keluarin dimana? Ditetekku yang habis kamu lumat ini aja ya...??"...kocokan Vina semakin cepat sementara Vina merapatkan teteknya yang penuh memar merah hisapanku ke kontolku...seorang wanita berseragam SMA dengan tetek penuh memar yang terpampang terbuka itu kini menatapku dengan nakal melihat ekspresi wajahku yang menahan gemuruh menahan klimaksku......dan croootttttt!!! segera saja spermaku muncrat diteteknya dan sedikit mengenai seragam SMA-nya....tetek Vina penuh dengan sperma dan tangannya masih menggenggam kontolku dengan lembut.....itulah pengalaman Vina dengan seragam SMA-nya yang terus berlanjut hingga kami kuliah..
 

Sample text

Sample Text

Sample Text